Sesi Ngopi Vol. 2 “Alur Hidup Tergantung dari Time Management?”

flyer-artikel-9

Ngopi Vol. 2 bersama Nida Choerunnisa seorang inisiator @homeedu_

Alur Hidup Tergantung dari Time Management

Alur hidup tergantung dari time management karena waktu merupakan pemberian Allah SWT yang sangat berharga. Kemampuan mengatur waktu akan sangat membantu tercapainya tujuan oleh setiap manusia. Allah SWT bersumpah atas waktu yang dituangkan di dalam Al-Quran surat al-Ashr. Melalui surat ini diisyaratkan bahwa pengelolaan waktu yang serampangan mengakibatkan kehancuran dan kebinasaan. Oleh karena itu, manusia yang bijak akan selalu mengalokasikan waktunya untuk memperteguh keimanannya, beramal shaleh, serta berwasiat dalam kebenaran dan kesabaran. Dengan kita mampu memaknai sebuah waktu maka kita dapat menciptakan sebuah produktivitas. 

Pengelolaan atau manajemen waktu merupakan kegiatan mengalokasikan pekerjaan sesuai dengan kepentingan atau prioritas sehingga tujuan tercapai dalam jangka waktu tertentu. Manajemen waktu tidak terlepas dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan produktivitas waktu. Melalui pengelolaan atau manajemen waktu, seseorang berupaya menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan yang produktif (berdasarkan kepentingan, prioritas, maupun manfaatnya) sekaligus menghindari kesibukan yang tidak bermanfaat.

Kenapa Alur Hidup Tergantung dari Time Management ?

Alur Hidup Tergantung dari Time Management dikarenakan Waktu merupakan saat dan tempat untuk belanja, juga modal sesungguhnya bagi manusia baik secara individu, kelompok, organisasi, maupun masyarakat. Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu mengalihkan perhatianmu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat demikian, maka merekalah yang rugi. dan menafkahkan sebagian dari apa yang Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; Kemudian dia berkata: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menunda (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang membuatku bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang bertakwa ?” (QS. Al-Munafiqun: 9-10). Lalu apa kunci dari produktivitas itu sendiri? 

Kunci Produktivitas dari Time Management

Memanfaatkan waktu dengan baik dapat menciptakan sebuah produktivitas diri. Menurut Ustadz Muhammad Hari, terdapat 3 kunci dalam mencapai produktivitas, yaitu mempunyai waktu, energy, dan fokus. Ketiga kunci tersebut saling berkesinambungan, yang mana jika tidak melaksanakan salah satunya, maka tujuan atau goals tidak dapat tercapai secara maksimal. Lalu pertanyaannya, apakah sudah produktif selama ini?  Dalam mencapai suatu produktivitas tentunya tidak terlepas dari sebuah prinsip dasar dari produktivitas. Kak Nida selaku narasumber mengatakan bahwa prinsip dasar produktivitas ada 4.

Pertama adalah ruh, berarti harus mampu mengetahui asupan yang diperlukan oleh jiwa untuk dapat meningkatkan tingkat berpikir kreatif, inovatif serta mampu mengetahui fitrah bakat yang ada dalam diri. Kedua adalah rasa, yaitu mampu menciptakan rasa peka, semangat dan menciptakan suasana yang mendukung dalam menciptakan segala hal untuk berkreasi. Ketiga adalah raga, yang mana harus sehat dan berenergi untuk dapat meningkatkan semangat dan enjoy dalam menjalankan kegiatan. Selanjutnya yang terakhir adalah rasio, dalam hal ini kita harus mampu mengelola rasio atau perputaran siklus kehidupan yang selalu berputar. 

Manusia dalam Dimensi Waktu

Ciri-ciri seorang muslim yang diharapkan adalah pribadi yang mampu  menghargai waktu khususnya untuk pemuda. Seorang muslim tidak patut menunggu motivasi oleh orang lain untuk mengelola waktu (Time management). Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa menerapkan waktu dalam kehidupan harus terlaksana hingga mampu mengontrol segala kegiatan kita di dunia. Ajaran Islam menganggap pemahaman terhadap hakikat menghargai waktu sebagai salah satu indikasi keimanan dan bukti ketaqwaan. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT: “dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur” (QS. al-Furqan: 62).

Seseorang yang menyadari pentingya manajemen waktu, tentu ia akan berbuat untuk akhirat seolah-olah akan mati esok hari. Hal ini sesuai dengan firman Allah: “dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka” (QS. surat al-Baqarah: 201). Mengelola waktu berarti menata diri dan merupakan salah satu tanda keunggulan dan kesuksesan.

Oleh karena itu, bimbingan untuk mendalami dan mempelajari masalah ini merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan. Apapun jabatan dan profesinya, time management sangat penting untuk diterapkan sebab dalam  ajaran Islam menghendaki demikian. Dengan mempunyai bekal pengetahuan tentang waktu tersebut, kita dapat lebih terampil mengelolanya dan memilah prioritas. Pemuda harus menerapkan kebiasaan tersebut, sehingga bisa menjadi generasi penerus agar dapat menciptakan suatu perubahan. Dimulai dengan langkah kecil yang mampu memanfaatkan waktu dengan baik untuk menciptakan suatu hal yang positif bagi dirinya dan lingkungannya.

Kesimpulan 

Setiap manusia berada dalam dimensi waktu yang selalu berubah, terlebih khususnya kehidupan pemuda yang selalu berhadapan dengan hal-hal yang produktif. Oleh sebab itu, setiap manusia mesti memotivasi sendiri untuk dapat memanfaatkan waktu agar terbiasa dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *