Sesi Ngopi Vol. 1 “Overthinking”

overthinking dalam kehidupan

Ngopi Vol. 1 bersama Vicko Sagandhika, S.Pd. sebagai Fasilitator Pendidikan Fitrah HE Pemuda Pemudi.

Tanggal 18 Oktober 2021 Schole Fitrah mengadakan kegiatan online yaitu live streaming Instagram, selama dua pekan kedepan Schole Fitrah mengadakan kegiatan literasi dan sharing dengan tema kegiatan “Ngopi”. Kali ini Ngopi Vol 1. bersama narasumber hebat yaitu Vicko Sagandhika, S.Pd. dan dua anchor  keren yaitu Hanifa Nidaulhaq Badriah dan M. Is’ad Arifaldi. Live streaming ini mulai pada pukul 19.30-20.30 WIB, yang membahas terkait overthinking dalam kehidupan. Overthinking merupakan berpikir terlalu jauh ke depan dan overthinking ini biasanya masuk pada usia akil baligh. Overthinking juga akan berpengaruh pada keputusan besar. Hal yang fatal dari overthinking yaitu takut untuk memulai suatu hal. Sedangkan dampak dari overthinking itu  sendiri menyebabkan terlalu banyak menghabiskan waktu dan tenaga untuk memikirkan suatu hal tertentu, yang mana hal tersebut belum tentu akan terjadi.

Berpikir itu tidak salah jika sesuai porsi dan peranannya. Kita harus sadar di sisi mana waktunya kita harus overthinking, sehingga dapat mengarah pada brainstorming dan critical thinking. Perbedaan critical thinking dan overthinking itu pada hasil akhirnya. Pertama, jika dalam proses berpikir dapat action plan, dan product maka itu adalah critical thinking. Manusia merupakan mahluk yang mempunyai akal dan pikiran yang sempurna daripada dengan ciptaan tuhan lainnya. Namun terkadang cara berpikir manusia masih selalu berlebihan ketika menghadapi sesuatu yang baru, hal itu termasuk overthinking dalam kehidupan.

Overthinking juga termasuk kedalam psychological disorder atau gangguan psikologis yang mengakibatkan kecemasan dalam diri seseorang. Tapi sebernanya overthing bukan hanya sekedar suatu disorder atau gangguan ya. Pada akhirnya overthinking merupakan suatu perilaku dimana kamu selalu melakukan hal tersebut berulang kali. Dengan kata lain telah menjadi sesuatu kebiasaan yang terekam di alam bawah sadar.

Kesimpulan

Overthinking merupakan berpikir terlalu jauh ke depan dan overthinking ini biasanya masuk pada usia akil baligh. sehingga dapat diarahkan kepada brainstorming dan critical thinking.

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *