Sesi Ngopi Vol. 2 “Mampukah Para Pemuda Menerapkan Anger Management untuk Mengelola Emosi?”

flyer-artikel-7

Ngopi Vol. 2 bersama Pak Dandi Birdy se

Bisakah Menerapkan Anger Management untuk Mengelola Emosi? Masa dimana mulai merasakan arti hidup serta jati diri dengan mengenal dirinya dan lingkungannya merupakan bagian dari masa muda. Masa muda menjadi masa paling berkesan dalam hidup seseorang, masa yang tidak hanya berisi pengalaman namun juga model manajemen dalam mengendalikan emosi. Seperti yang kita ketahui, masa muda seringkali mengalami gejolak dalam diri yang mana antara harapan dan kenyataan terkadang tidak sesuai, sehingga membawa perubahan perilaku, sifat, dan sikap. Dapat kita kenal bahwa masa muda adalah masa yang sangat membara baik semangat maupun tingkat emosi.

Menerapkan Anger Management untuk Mengelola Emosi Para Pemuda

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai emosi, maka perlu kita ketahui dulu terkait pemuda. Tentunya kita semua sering mendengar tentang kata pemuda, namun terkadang kita tidak mengetahui apa sejatinya pemuda itu. Pemuda adalah individu yang sudah memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan dengan mengenali lebih jauh potensi yang ada dalam diri. Hal ini sejalan dengan fitrah pada masa muda yaitu fitrah perkembangan dan seksualitas. Sehingga mampu mempengaruhi  perubahan karakter, sikap, dan sifat secara dinamis. Kesimpulannya, pemuda bisa memiliki karakter yang bergejolak, optimis, dan belum mampu mengendalikan  emosi dengan stabil.

Namun, emosi yang seringkali menguasai pada anak muda yaitu emosi marah. Artinya emosi marah menjadi salah satu faktor pencetus terbesar dari tindakan kekerasan oleh remaja. Sementara itu, masa untuk mulai merasakan bahwa terjadinya transisi pada fitrah perkembangan dan fitrah seksualitas. Sehingga seringkali munculnya konflik pada diri sendiri. Hal ini karena fitrah perkembangan dan seksualitas tumbuh secara beriringan saat usia yang cukup rentan untuk mampu mengendalikan emosi.

Anger Management

Adanya hal tersebut perlu perhatian dari para pemuda yang luar biasa sebagai bentuk untuk mengenali Anger Management. Anger management merupakan model pendekatan untuk mengelola emosi dengan baik agar transisi fitrah perkembangan dan seksualitas dapat membawa dampak yang positif bagi diri kita dan sekitarnya. Pada kesempatan yang sangat luar biasa ini, Schole Fitrah mengadakan sebuah sharing session NGOPI (Ngobrol Pakai Ilmu) pada tanggal 25 Oktober 2021 dengan tema  “Management Anger For Youth”  Nah, lalu apa arti dari Anger Management  For Youth ?? Management Anger For Youth atau pengelolaan amarah untuk pemuda  merupakan bentuk atau cara pengelolaan individu dalam mengendalikan dan menyikapi emosi dalam bentuk amarah dalam usia pemuda atau sekitar 17 hingga 30 tahun.

Hal ini selaras dengan adanya sebuah edukasi yaitu Anger Management Education (TAME) oleh Fiedler dan Gerber (2008). TAME didasarkan pada pemikiran bahwa pengendalian marah menjadi kunci dan fokus utama untuk menurunkan perilaku agresif pada remaja (Feindler & Gerber, 2008). Beberapa keterampilan dalam program ini meliputi regulasi emosi, restrukturisasi kognitif, dan resolusi konflik. “Pengendalian emosi yang seringkali dialami pemuda saat sedang lapar, PMS, dan sakit. Secara psikologis, orang akan mudah marah jika dia mengalami frustasi. Perempuan akan mudah marah jika hatinya tersakiti dan laki-laki akan marah jika harga dirinya tersenggol,” ujar Pak Dandi.

Tips Menerapkan Anger Management untuk Mengelola Emosi

  1. Mampu memahami situasi dan kondisi. Hindari keadaan yang memicu emosi. Jika kamu tahu bahwa ada hal yang membuatmu marah ketika kamu sedang terburu-buru, jangan lakukan hal-hal tersebut di saat-saat terakhir.
  2. Mampu mengubah situasi.  Dapat mengubah situasi yang ceria dan hangat serta mampu membangun rasa semangat dan enjoy dalam mengerjakan.
  3. Mampu mengubah pikiran atau mindset. Selalu menerapkan hal-hal yang positif agar dapat membawa arah bawa sadar untuk terus mengalir ke hal-hal yang positif, juga mampu membawa perubahan yang lebih baik dan menghasilkan hal yang terbaik.
  4. Visioner. Dengan selalu berpikir positif, memikirkan hal di masa depan, dan mencoba mencari hal baru untuk wawasan kedepan.

Berdasarkan poin-poin inilah yang harus tertanam kuat agar mampu menerapkan pola hidup yang lebih positif dan berenergik pada masa muda. Artinya jadilah dirimu sendiri, yakinlah bahwa kamu bisa menciptakan perubahan kearah yang lebih baik.  Berbekal dari keyakinan dan kepercayaan, kelak kamu akan mampu berpikir yang terbaik mula dari masa muda. Pandailah dalam mengelola emosi amarah, karena sejatinya amarah dapat merusak segalanya. Jadilah versi terbaik dari dirimu sendiri, bersahabatlah dengan keadaan, dan jangan pernah salahkan keadaan yang terjadi. Tanamlah benih pikiran bahwa kamu mampu mengubah diri kearah yang lebih baik dari sebelumnya.

Kesimpulan

Selalu berpikir positif serta kenali dirimu lakukan yang terbaik tanpa menyalahkan situasi dan kondisi. Ubah gaya pikir dengan versi terbaikmu, maka kamu akan mudah dalam mengelola emosi.

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *